JENIS-JENIS IKAN HIAS
1. Flower Horn
2. Rainbow
3. Corydoras
4. Severum
5. Diskus
6. Ikan Emas
7. Ikan Arowana
yang cukup deras.
8. Ikan Pelaga
Paus pembunuh ? Pasti sebagian orang tidak mengetahui kalau paus jenis ini terdapat di Indonesia. Kebetulan, dalam perjalanan kami, Tim monitoring TNC (The Nature Concervancy) ke kepulauan Raja Ampat, Irian Jaya beberapa waktu lalu, kami bertemu Paus Pembunuh (Orcinus Orca) disana.
Pertemuan tersebut sangat berkesan mengingat Orca sangat jarang terlihat di perairan Indonesia dan seumur hidup baru kali ini mereka melihat secara di alam. Orca dapat ditemui di hampir semua lautan di dunia, akan tetapi kebanyakan Orca hidup di daerah dingin dan memiliki ciri khas warna hitam dan putih pada bagian badannya.
Meskipun namanya paus pembunuh, tetapi Orca ini sebenarnya adalah salah satu dari keluarga lumba-lumba (Delphinidae). Dengan panjang rata-rata tujuh meter, menjadikan Orca keluarga lumba-lumba terbesar didunia. Nama paus pembunuh diberikan, karena Orca memakan berbagai jenis ikan besar, anjing laut, singa laut, hiu dan paus. Julukan lain dari Orca adalah srigala laut.
Sebenarnya, ini kali kedua tim TNC bertemu dengan ‘sang pembunuh’ini.
Pertemuan pertama tim monitoring TNC terjadi tahun lalu tanggal 13 Oktober 2006 di sekitar pulau Kofiau, bagian barat Raja Ampat. Enam Orca melintas di antara pulau Kofiau dan kampung Deer. Pertemuan kedua terjadi pada tanggal 8 April 2006 di sekitar selat Dampier antara pulau Waigeo dan Batanta.
Sementara, kali ini hanya dua ekor Orca saja yang terlihat.
Raja Ampat sendiri memiliki luas kurang lebih 4 juta hektar yang mencakup 12 Kecamatan dan 88 desa. Raja Ampat meliputi 610 pulau dengan 4 pulau utama yaitu, Waigeo, Batanta, Salawati dan Misool. Kepulauan ini dikenal sebagai jantung segitiga karang dunia (Coral Triangle), berdasarkan kajian ilmiah ekologi secara tepat TNC (2002) dan Concervation International (2001), dengan melibatkan para ahli biologi laut dunia, ditemukan sekitar 537 jenis karang dan 1074 jenis ikan. Hasil kajian tersebut membuktikan Raja Ampat sebagai kepulauan dengan keanekaragaman terumbu karang tertinggi di dunia, dimana jumlah jenis karang yang ditemui mencakup 75% jenis karang yang pernah diketahui di dunia.
Keindahan panorama bawah laut dengan terumbu karang dan ikan yang berwarna-warni merupakan atraksi wisata bahari yang sangat menarik bagi para wisatawan untuk berenang, snorkeling atau menyelam. Karena bagusnya, saat ini banyak turis berkunjung ke Raja Ampat dengan menggunakan liveaboard atau menginap di resort yang ada di pulau Waigeo.
Kembali ke masalah Orca, masyarakat Raja Ampat sendiri sering melihat Orca dan mereka menyebut Orca dengan sebutan Rowetroyer. Masyarakat Raja Ampat sangat menghormati mamalia laut yang memiliki kecerdasan cukup tinggi ini, jika mereka sedang menangkap ikan di laut dan bertemu Orca, mereka akan segera menghentikan kegiatannya dan menepi ke pantai agar Orca tidak terganggu.
Kebutuhan manusia akan energi semakin meningkat. Energi nampaknya sudah menjadi hal yang sangat vital bagi kehidupan kita semua. Hampir seluruh aktivitas hidup manusia bergantung pada energi. Meskipun kebutuhan manusia akan energi dapat terpenuhi di setiap waktu, namun bukan berarti kita tidak perlu memikirkan keberadaannya di masa mendatang.
Pasokan energi semakin menipis seiring dengan ketergantungan kita akan bahan bakar fosil. Perlu banyak cara untuk mengantisipasi hal itu. Menilik kondisi energi nasional yang kian merosot, tugas kita sebagai manusia bukan hanya meratapi kondisi ini. "Jangan hanya meratapi, melainkan cari jalan keluar!"
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan potensi alam. Hal ini perlu dimanfaatkan seefektif mungkin. Potensi tersebut mampu menopang hidup masyarakat banyak. Bukan tidak mungkin kita keluar dari kubangan krisis energi yang melanda kita saat ini, asalkan kita bisa dan mau memanfaatkan potensi tersebut. Lain halnya dengan air. Keberadaannya memang melimpah, bahkan dengan begitu banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia, membuat kita seringkali menyepelekan kehadiran air di lingkungan.
Air adalah material yang paling berlimpah di dunia. Kita bisa hidup sebulan tanpa makan, tapi hanya bisa bertahan beberapa hari saja tanpa air. Air, seperti halnya energi, adalah hal yang esensial bagi pertanian, industri, dan hampir semua kehidupan. Dengan bertambahnya kebutuhan air untuk kegiatan manusia dan juga peningkatan jumlah penduduk 212.000 orang per hari (1985), kelangkaan air merupakan hal yang ada dihadapan kita. Air sangat bermanfaat bagi hajat hidup orang banyak Bisa dikatakan, air adalah salah satu penunjang kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan. Bisakah kita bayangkan jika kita hidup tanpa air? Musnah atau bertahan ???
Menurut laporan World Commision on Water, pada tahun 1999 sekitar 1,2 Milyar penduduk bumi mengalami kesulitan akses air bersih, jumlah ini akan meningkat menjadi 2,7 Milyar atau sepertiga jumlah penduduk seluruh dunia pada tahun 2025 jika tidak dilakukan suatu tindakan nyata dalam mengatasi masalah kelangkaan air. Masyarakat di negara-negara berkembang mengalami penurunan kualitas kesehatan akibat kesulitan air bersih atau sumber air yang tercemar.
Mungkin tidak banyak yang tahu kalau tanggal 22 Maret adalah Hari Air Dunia (HDU). Tepatnya pada tanggal 22 Maret 1992 di Rio Jeneiro telah ditetapkan dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ke 47 sebagai Hari Air Dunia. Hal ini dilakukan untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya air bagi keberlanjutan hidup umat manusia. Inilah bukti betapa pentingnya air.
Negara kita yang berada di wilayah tropika basa mempunyai curah hujan sebagai sumber air yang melimpah, akan tetapi sebaran ruang dan waktunya tidak merata sepanjang tahun. Oleh karena itu, diperlukan kearifan dalam tata kelola air (ketersediaan dan pemanfaatan) agar fungsi air bagi kehidupan dapat berkelanjutan.
Persoalan air, sumber air dan ketersediaan air merupakan persoalan bersama karena menyangkut masa depan seluruh kehidupan termasuk kehidupan umat manusia. Olah kerena itu, dalam melakukan pengelolaan air dan sumber air, harus dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan berbagai kepentingan dan berwawasan lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat diharapkan agar dapat lebih menghargai nilai air sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dan sumber kehidupan bagi kita semua. Jagalah kelestarian sumber air, melakukan penghematan pemakaian air dan tidak melakukan perusakan atau pencemaran air. Sebab tanpa air mustahil kehidupan ada.
TERIPANG NANAS (Peneapel Fish)

TERIPANG PASIR (Sand Fish)
.jpg)
TERIPANG SUSU (White Teat Fish)
TERIPANG RAJA

© Blogger template Merdeka by Ourblogtemplates.com 2008
Back to TOP